Minggu, 05 Juni 2011

Trivium


 


Trivium adalah band asal Orlando di negeri Paman Sam yang menganut aliran heavy metal. Band ini sudah mulai terkenal di seluruh pelosok dunia dan mulai disejajarkan dengan band-band metal legendaris kayak Metallica, atau Megadeth. Band ini diisi oleh 4 cowo yang punya skil yang canggih. 



Matt Heafy (Vokal, Gitar)
Nama asli Matthew Kiichi Heafy
Tanggal lahir 26 Januari 1986







Corey Beaulieu (Gitar)
Nama asli Corey King Beaulieu
Tanggal lahir 22 November 1983








Paolo Gregoletto (Bass)
Tanggal lahir 14 September 1985









Nick Augusto (Drum)











Band yang memulai perjalanannya sejak tahun 2000 ini tidak begitu saja menjadi terkenal seperti sekarang. Kala itu Trivium masih diisi oleh Brad Lewter (vokalis), Matt Heafy (gitar), Jarred Bonaparte (bass) dan Travis Smith (drum). Awalnya Brad tertarik dengan permainan gitar Matt di festival sekolah dan langsung diajak bergabung. Setelah beberapa kali ganti personil, akhirnya Trivium menjadi hanya 3 orang dengan Matt  sebagai vokalis dan Brent Young sebagai bassist. Hingga akhirnya tahun 2003 mereka mengeluarkan EP TriviumEmber To Inferno.  yang berisi 7 buah lagu dan menarik minat sebuah label bernama Lifeforce Record. Dari label ini mereka mengeluarkan album pertama mereka berjudul:


Ember To Inferno
















  1. "Inception, the Bleeding Skies" – 0:35
  2. "Pillars of Serpents" – 4:35
  3. "If I Could Collapse the Masses" – 4:42
  4. "Fugue (A Revelation)" – 4:21
  5. "Requiem" – 4:53
  6. "Ember to Inferno" – 4:11
  7. "Ashes" – 0:53
  8. "To Burn the Eye" – 7:01
  9. "Falling to Grey" – 5:37
  10. "My Hatred" – 4:34
  11. "When All Light Dies" – 6:23
  12. "A View of Burning Empires" – 1:48


Setelah mengeluarkan full album dan mulai banyak pentas, mereka merasa membutuhkan 1 gitaris lagi agar permainan menjadi lebih mantap. So, diadakan audisi dan direkrutlah Corey Beaulieu, seorang gitaris yang kemampuannya ndak kalah dengan si Matt. g berapa lama kemudian Brent keluar dan digantikan bassist handal Paolo Gregoletto. 
g berapa lama kemudian, sebuah major label bernama Road Runner Records datang mendekat dan jadilah 3 album selanjutnya. Tahun 2005 lahirlah album kedua mereka yang berjudul Ascendancy. Untuk ukuran band baru, prestasi mereka tidak tanggung-tanggung, langsub menembus peringkat 151 Billboard 200 dan 4 Top Heatseekers. Singel andalan mereka di album ini yaitu Like Light to The Flies, Pull Harder on the Strings of Your Martyr, A Gunshot to The Head of Tripedation dan Dying in Your Arms. Di album ini mereka mengusung aliran metalcore dengan berbagai sentuhan elemen thrash metal. Vokal Matt yang didominasi dengan scream dikombinasikan dengan duel gitarnya dengan Corey, ditambah dengan double bass drum yang konstan dari Travis dan permainan bass yang cepat dari Paulo untuk mengimbangi kecepatan drum membuat lagu-lagu di album ini terasa rapat dan berat namun masih terdengar asik di telinga. 


Ascendancy


















01. "The End of Everything"
02. "Rain"
03. "Pull Harder on the Strings of Your Martyr"
04. "Drowned and Torn Asunder"
05. "Ascendancy"
06. "A Gunshot to the Head of Trepidation"
07. "Like Light to the Flies"
08. "Dying in Your Arms"
09. "The Deceived"
10. "Suffocating Sight"
11. "Departure"
12. "Declaration"

Trivium - Ascendancy download here



Tahun 2006 tepatnya bulan Oktober, Trivium mengeluarkan album baru berjudul The Crusade. Album ini bisa nangkring di peringkat 25 Billboard 200 dan terjual lebih dari 32 ribu kopi di minggu pertama. Meskipun mengalami peningkatan, namun album ini banyak menuai kritik dari kalangan fans. Salah satunya karena Matt yang lebih banyak bernyanyi ketimbang scream. Alasannya karena mereka berempat sebenarnya tidak suka scream sehingga mereka berpikir mengapa harus memakai scream. Lagu-lagu di album ini juga terlalu banyak meniru Metallica. Selain itu juga lebih berteknik dan lebih progresif.
Singel andalan di album ini yaitu Anthem(We Are Fire), Entrance of the Conflagration, Becoming The Dragon, serta The Rising.
 

The Crusade


















01. "Ignition"
02. "Detonation"
03. "Entrance of the Conflagration"
04. "Anthem (We Are the Fire)"
05. "Unrepentant"
06. "And Sadness Will Sear" 
07. "Becoming the Dragon"  
08. "To the Rats"
09. "This World Can't Tear Us Apart"
10. "Tread the Floods"
11. "Contempt Breeds Contamination"
12. "The Rising"
13. "The Crusade"



 Album terakhir mereka dirilis pada September 2008 dengan judul Shougun dengan singel andalan Down From The Sky dan Throes Of Perdition. Album ini benar-benar mantap. Mampu nangkring di posisi 23 Billboard 200 dan posisi 1 UK Rock Chart. Album ini memunculkan kembali vokal scream Matt yang tenggelam di The Crusade. Lagu-lagunya terasa lebih berat, namun tetap melodius dengan solo gitar yang makin mantep n cepet. Lagu-lagu yang patut diacungi jempol selain singel andalan mereka yaitu Kirisute Gomen, Torn Between Scylla And Charybdis, Insurrection, serta Of Prometheus And The Crucifix.
 


Shougun

















01. "Kirisute Gomen"
02. "Torn Between Scylla and Charybdis"
03. "Down from the Sky"
04. "Into the Mouth of Hell We March"
05. "Throes of Perdition"
06. "Insurrection"
07. "The Calamity"
08. "He Who Spawned the Furies"
09. "Of Prometheus and the Crucifix"
10. "Like Callisto to a Star in Heaven"
11. "Shogun"
Trivium - Shogun download here

Review : All About Trivium In Indonesia
 pada tanggal 12 feb 2010 kemarin trivium berkesempatan datang ke indonesia yg dmana termasuk dalam tur mereka ke asia. konser dimulai pukul 20.45 dan berakhir sekitar jam 22.00 an. Spesial di Indonesia, mereka juga membawakan lagu Shattering the Skies Above untuk pertama kalinya. dan menjelang akhir konser mereka membawakan lagu andalan mereka yg antara lain adalah Dying In Your Arms, A Gunshot to the Head of Trepidation dan Pull Harder on the Strings of Your Martyr.
setelah selesai konser mereka mengadakan meet & greet dgn beberapa fans, biarpun capek Trivium dengan senang hati menyambut penggemarnya tersebut. dan sempat melakukan sedikit wawancara dengan vokalis nya yg ternyata sangat g menyukai musik country dan doyan  dgn dodol garut hehe . setelah melakukan meet & greet mereka pun berpamitan dan tidak lupa matt mengucapkan terima kasih ke berbagai pihak.
Sangat disayangkan, Trivium yang baru aja menggeber Jakarta dengan konsernya semalam tadi nggak bisa berlama-lama di Indonesia. Pasalnya, mereka memang harus terbang ke Fillipina guna meneruskan tur Asia yang sedang dijalaninya.

Sejak pukul 8 pagi rombongan Trivium sudah check out dari hotel dan langsung menuju bandara. Agak terburu memang, tetapi apa daya jika melihat jadwal terbang pesawat mereka yang jatuh pada pukul 11.
dan sebelum pergi mereka berujar akan kembali lagi apabila ada kesempatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar