Rabu, 01 Juni 2011

Sejarah Pantera



Ditengah merebaknya anggapan publik dunia pada era awal hingga pertengahan 90-an bahwa style hair metal, speed metal, power metal, dll, band asal Texas ini muncul dan membuktikan bahwa anggapan tersebut adalah salah. Dengan masih membawa pengaruh kental dari band-band metal era 80-an, mereka mulai menjajaki dunia industri musik di Amerika. Pantera mendobrak dengan debut album mereka Cowboys from hell pada tahun 1990. Album kedua mereka yang dirilis tahun 1992 Vulgar Display of Power yang membuat mereka menjadi band metal papan atas dan disejajarkan dengan band-band veteran seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax, kesuseksan mereka pun disusul oleh beberapa pendatang baru seperti Sepultura dan White Zombie. Berikutnya mereka merilis album Far Beyond Driver pada tahun 1994, setelah menjalani tur panjang selama hampir dua tahun, mereka pun segera menjadi band teratas di Amerika dan album mereka menempati posisi teratas chart Top 200 Billboard dengan lead single "I'm Broken".



Ditengah puncak popularitasnya, mereka pun mulai mengalami konflik dalam tubuh band Pantera, kurang dari dua bulan pacsa rilisnya album The Great Shoutern Trendkill tahun 1996. Anselmo (vokal) mengalami overdosis heroin setelah konser mereka di Texas, ketegangan antara ia dan personel lainnya pun makin memuncak. Ditengah konflik intern tersebut, Anselmo mulai disibukkan dengan beberapa proyek pribadinya yang membuat ia semakin jauh dengan Pantera. Pada tahun 1997 mereka mengumpulkan materi untuk album live Official live: 101 Proof yang akan dirilis ketika sudah jelas bahwa mereka tidak akan merilis album studio selama beberapa waktu berikutnya. Tahun 2000 Pantera merilis album terakhir mereka dan merupakan album reuni mereka 'Reinventing the Steel'. Mereka pun kembali berpisah dan membentuk beberapa band seperti Damageplan, Down dan Superjoint Ritual.


Pantera secara resmi bubar pada tanggal 8 Desember 2004 ketika gitaris mereka Dimebag Darrell terbunuh saat mereka melakukan pertunjukan oleh fans-nya. Kasus pembunuhan ini kemudian mendapat sorotan media selama beberapa waktu. Ditengah rasa emosi dan penghargaan terhadap Band ini, muncullah kesepakatan untuk menetapkan Pantera sebagai band metal terbaik era awal hingga pertengahan 90-an dan tak ada satu pun band metal yang dapat menyamainya.


Damageplan, pembunuhan Darrell dan sesudahnya (2004-sekarang)

Setelah pecahnya Pantera, Darrell dan Vinnie membentuk band baru, Damageplan, dengan vokalis Pat Lachman dan bassis "Bob Zilla." Kelompok ini merilis album pertama mereka, New Found Power, pada bulan Februari tahun 2004. Album ini sukses secara komersial; lebih dari 44.000 eksemplar terjual dalam minggu pertama saja dan dalam waktu setahun lebih dari 100.000 eksemplar terjual. Namun, beberapa fans merasa bahwa materi Damageplan masih tidak sebagus Pantera.

Tragedi terjadi sementara band ini tampil di sebuah acara 8 Desember 2004 di Villa Alrosa di Columbus, Ohio. Ketika, kurang dari satu menit lagu pertama mereka, tiba-tiba mantan marinir yang dalam keadaan tidak stabil, Nathan Gale, 25 , melompat di atas panggung dan menembak sekaligus membunuh Darrell, 38. Gale juga membunuh Nathan Bray, 23, karyawan klub Erin Halk, 29, dan keamanan resmi Pantera Jeff "Mayhem" Thompson, 40, terluka.

Ketika Anselmo disebut sebagai akibat pembunuhan, Rita Haney, pacar Darrell, menjawab salah satu panggilan dari Anselmo dan berkata "blow [Anselmo's] head off" jika ia menghadiri pemakaman Darrell. Komentar umum yang dibuat oleh Phil Anselmo berikut ia telah menyarankan Darrel untuk bersatu kembali dengan band(Pantera) sebelum kematian Darrell. Namun, satu tahun setelah pembunuhan, Vinnie menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa reuni ini tidak akan pernah terjadi.

Pada tanggal 11 Mei 2006, VH1 Behind the Music yang menampilkan Pantera ditayangkan. Fokus tertuju pada pembunuhan Darrell, episode juga rinci membahas detailed the band's glam metal beginnings, sebuah kemajuan dalam popularitas setelah perubahan arah musik, dan konflik antara Anselmo dan saudara Abbott dalam setahun kemudian membuat mereka sedih

Ketika ditanya oleh Crave Musik di tahun 2006 jika ada kesempatan untuk melakukan rekonsiliasi dengan Phil Anselmo, Vinnie Paul menjawab "Tentu saja tidak.." mantan drummer Pantera memulai bekerja pada Hellyeah, sebuah kolaborasi antara dirinya dan anggota dari Mudvayne dan Nothingface. Kedua Anselmo dan Brown telah bersatu kembali dengan Down, dan didukung Heaven And Hell dan Megadeth pada tur Kanada mereka tahun 2007, serta mendukung Metallica pada World Tour Magnetic.

Pada tanggal 30 Maret 2010, Pantera akan merilis koleksi greatest-hits, berjudul "1990-2000: Sebuah Dekade Dominasi". Ini akan tersedia secara eksklusif di toko Walmart dan terdiri dari 10 lagu yang remastered.

1 komentar: